fbpx
Search
Close this search box.

“Kemerdekaan Guru Dimulai Dari Menyusun RPP”

Bapak Ibu Guru Penyala Masa Depan,

Nyatanya guru tak hanya mengabdi, namun juga menyelesaikan tumpukan pekerjaan administrasi. Akibatnya, kualitas pengajaran terpaksa dikorbankan. Akhirnya keluhan ini membuahkan jawaban. Per Desember 2019, beban guru untuk menulis Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dikurangi. RPP kini hanya perlu ditulis sebanyak 1 lembar. Apakah kebijakan baru ini benar-benar meringankan dan memerdekaan guru dalam mengajar? 

Melalui workshop Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) ini, kami akan meyajikan diskusi menarik tentang hambatan guru dalam menulis RPP 1 lembar. Selain itu, Bapak Ibu juga bisa mengetahui kiat-kiat jitu menulis RPP 1 lembar melalui penjelasan serta contoh yang kami berikan dalam workshop ini.

Inti materi

Kiat memahami dan menulis RPP 1 Lembar:

  • Mengetahui maksud kebijakan Merdeka Belajar
  • Memahami profil murid
  • Menetukan tujuan belajar
  • Aktivitas Pembelajaran
  • Memilih strategi pemelajaran
  • Menentukan assement

Pemateri: Siva Hidayatul Qirom,S.Pd,Gr. Sampai saat ini masih tergabung dalam Tim RPP Komunitas Guru Belajar (KGB) Nasional. Sempat mengabdi menjadi guru di SD Inpres Umapura, Nusa Tenggara Timur dalam program SM3T (Sarjana Mengajar di daerah tertinggal,terluar dan terdepan selama satu tahun. Kini aktif sebagai penyuluh, pengajar sekaligus penulis buku mata pelajaran.

Anda juga bisa mengunduh E-modul dari video workshop ini dengan mengeklik tautan berikut: UNDUH MODUL

Course Instructor

Tutor Nyalaakademi Tutor Nyalaakademi Author

FASILITAS WORKSHOP DIGITAL 2021

FREE